Bangunan Gedung SMKN 3 Berbiaya 1,288 M Diduga Asal Jadi.

Bangunan Gedung SMKN 3 Berbiaya 1,288 M Diduga Asal Jadi.

Share artikel ini

P.siantar, detiknews86.ComBangunan gedung sektor hospitality di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 3 Kota Pematangsiantar (Prov.Sumut) berbiaya Rp.1.288.000.

000,- (Satu Milyard dua ratus delapan puluh delapan juta rupiah) diduga asal jadi.

Awak detiknews memasuki pintu gerbang Sekolah, SatPam tanya, mau jumpa siapa pak, KepSek belum datang.
Padahal, saat itu  jam menunjukkan dikitaran pukul 08.25 WIB (Sabtu, 29/01/’22). Sedang berlangsung proses belajar mengajar, sementara KepSek belum berada di sekolah.

Ingin konfirmasi tentang bangunan Sektor Hospitality sesuai plank proyek,
pelaksanaan pekerjaan selama 120 hari. SPK tertanggal 23 Agustus 2021, sementara pekerjaan masih dilakoni hingga Bulan Januari 2022. Seyogianya 
bangunan telah usai Tahun 2021.

Menurut sejumlah insan Pers yang datang ke SMKN 3 ingin konfirmasi sangat sulit selalu terhalang oknum Satpam setempat, diduga telah didoktrin
oleh Oknum KepSek disebut alergi terhadap Wartawan, ada apa selalu menghindar dari para pemburu berita,
apa ada yang ditutupi ?

Padahal menurut Undang- Undang Pers
Nomor 40 Tahun 1999, psl 4 ayat 3 menjamin kemerdekaan Pers mencari, mengumpulkan informasi, menyebar luaskan gagasan dijadikan berita untuk dikonsumsi khalayak. Untuk sanksi hukum bagi penghalang juga diatur pada pasal tertentu.

Informasi didapat, bangunan tersebut memprihatinkan dengan biaya
begitu besar, namun kwalitasnya mengecewakan. Sepertinya, tidak ada
pengawasan melekat dari pemerintah pusat, agar dana yang disalurkan tepat
sasaran sesuai aturan, bukan asal jadi.

Info ditemukan, lantai terbuat dari kramik sudah ada retak/pecah, pintu kropos diduga bekas, plapon diatas kelihatan banyak bercak berlumut.
Ironisnya, bangunan tersebut masih dikerjakan sampai Bulan Januari 2022.

Sehingga mengundang pertanyaan, bagaimana laporan pertanggung jawaban bangunan, seperti berita acara 
sebagai laporan Kepala Sekolah sebagai
penanggung jawab, akan dikonfirmasi ulang guna pemberitaan lanjutan.

  (S.Sitorus.)