Coffe Morning dan Silaturahmi Awak Media di Lapas Pati Untuk Menjalin Kemitraan

Coffe Morning dan Silaturahmi Awak Media di Lapas Pati Untuk Menjalin Kemitraan

Share artikel ini

Coffee Morning dan Silaturahmi Awak Media di Lapas Pati Untuk Menjalin Kemitraan.

PATI||JATENG||DETIKNEWS86.COM.
Silaturahmi adalah kegiatan di mana orang bisa memperkenalkan dirinya untuk menjalin suatu pekerjaan atau sebagai keluarga, kemarin lalu,yang bertempat di Kantor Lapas II B Pati tepatnya di teras kantor Lapas kelas II B pati. Selasa. (02/02/2022)

Yang di mana Insan Pers lakukan silaturahmi ke kantor sebagai upaya untuk menjalin kemitraan antara intansi dengan awak media untuk sebuah pemberitaan yang berada di kantor tersebut serta sebagai penyambung lidah masyarakat,dan bincang-bincang bersama upaya untuk menambah keakraban.

“Dalam Coffe Morning tersebut Febie Dwi Hartanto,Amd.IP,SH sebagai Kalapas Pati menyampaikan,” selain perkenalan,bercanda dalam bincangannya ” Ia juga Menyampaikan Ke awak media DetikNews 86.Com. tentang kegiatan yang berada di Lapas kelas II B Pati saat ini,sebuah program kemandirian kepada Warga Binaan Pemasyarakatan,sebagai pelatihan untuk suatu keahlian bagaimana cara pengelolan peternakan benih ikan nila di sebuah kolam ikan,dan yang dulunya kolam tersebut cuma berisi air serta tidak terawat sekarang dengan ide-idenya kolam tersebut berguna,dengan di taburkan benih ikan nila 2000 ekor yang tujuannya untuk sebagai pelatihan warga binaan,agar nantinya mempunyai keahlian sendiri.ucapnya

Selain hal itu Febie juga mengatakan”, selain peternaan ikan di Lapas Pati ini juga untuk Warga Binaan sudah mampu untuk pembuatan paving block dan model paving bermacam-macam seperti model bata,model segi enam,serta model kacang dan kegiatan kemandiria paving sudah berjalan sejak sepuluh tahunan (10tahun) yang lalu,produk tersebut sudah laku banyak di pasaran,antara lain konsumen dari warga masyarakat sekitar sampai kantor-kantor daerah,dan kegiatan itu tidak lagi sebagai pelatihan melainkan sudah pantas sebagai tempat produksi sendiri .pungkas bincangannya

(Yanti)