Dana Bos Reguler SMK Negeri 1 Bawolato TA 2021, Diduga kuat Tidak Terlaksana

Dana Bos Reguler SMK Negeri 1 Bawolato TA 2021, Diduga kuat Tidak Terlaksana

Share artikel ini

NIAS.||DETIKNEWS86.COMBawolato,- Kunjungan Kepala Seksi SMK Cabang Dinas Pendidikan Gunungsitoli Provinsi Sumatera Utara, Amran Zendrato, di SMK Negeri 1 Bawolato Kabupaten Nias Provinsi Sumatera Utara, turut hadir Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Bawolato, Adriadi, S.Pd, M.Pd, Pengurus Komite SMK Negeri 1 Bawolato, Bapak / Ibu Guru SMK Negeri 1 Bawolato, Tokoh Masyarakat, dan beberapa Orang tua murid, Pers, Jum’at ( 11/2/2022 )

Dalam Pertemuan tersebut, Amran Zendrato, Kasi Cabdis pendidikan Gunungsitoli Provinsi Sumatera Utara, yang mewakili Kacabdis, Langsung memimpin pertemuan rapat di SMK Negeri 1 Bawolato

Amran Zendrato, menyampaikan rasa terima kasih atas kedatangan Bapak Kepengurusan Komite dan Orang tua murid, juga Tokoh Masyarakat, dimana pada hari Senin 7 Pebruari kami sudah monitoring di SMK Negeri 1 Bawolato, terkait aspirasi secara lisan yang disampaikan pengurus komite dan juga Bapak/Ibu Guru,  ada 10 poin yang telah kami catat, dan melalui pertemuan ini langsung saya tanyakan kepada Kepala Sekolah SMK negeri 1 Bawolato,

Lebih lanjut Amran Zendrato, ketidak aktif kepala SMK Negeri 1 Bawolato, Adriadi, S.Pd, M.Pd, dan telah kita berikan Pembinaan, ucapnya.

Kasek SMK Negeri 1 Bawolato, Adriadi S.Pd, M.Pd, membenarkan ketidak aktif di sekolah.

Ketika di tanyakan oleh Kepala Seksi, tentang dana Bos TA 2021 maka jawaban Kasek SMK Negeri 1 Bawolato, bahwa secara teknis administrasi sepenuhnya saya serahkan kepada Bendahara Dana Bos An. Leonard Samosir, S.Pd, tutur Kasek.

Hasil Notulen Rapat di SMK Negeri 1 Bawolato yang di bacakan oleh Agnes Telaumbanua dari Cabang Dinas Pendidikan Gunungsitoli Provinsi Sumatera Utara sebagai berikut :

1. Benar bahwa kepala sekolah kurang aktif karena keluarga yang di Medan sedang sakit
2. Pembagian tugas benar belum di susun masih dalam proses dan dipastikan hari ini dilaksanakan pembagian tugas
3. Proses penggunaan dana Bos 2021 diduga tidak sesuai dengan juknis, dan di audit oleh inspektorat.
4. Pihak Pemerintah propinsi Sumatera Utara, memberhentikan dan menarik Adriadi sebagai kepala sekolah maka saudara Adriadi, S.Pd, M,Pd, siap menerimanya, tutupnya.

Ditempat yang terpisah ketika Awak media meminta tanggapan Yuniyus Lafau S.Pd, sebagai PKS Sarana prasarana SMK Negeri 1 Bawolato, dalam Keterangan Persnya membenarkan bahwa Barang yang diserahkan sama saya sebagai Pks Sarana prasarana TA 2021 yaitu :
– Bola volli mikasa MVA 330,  2 buah
– Bola Futsal moltoen vantagio 2600,
  1 buah
– Net jaring volli mikasa Made in Jepang
  1 buah
– Pintil bola dan jaring net bola, 3 buah
– Kipas angin dingin merek Cosmas 16 –    WCFR  2 buah
– Kipas langit merk kyzuku HY – 1088          950mm 5 buah.
dan ini dapat saya pertanggungjawaban sesuai dengan bukti, ungkapan Yuniyus Lafau.

Ketika Awak media meminta tanggapan Ketua Komite SMK Negeri 1 Bawolato, Markus Roni Ndruru dalam keterangan persnya.

– Berdasarkan kepempinan Kasek SMK Negeri 1 Bawolato, yang sering Bolos / tidak aktif, berapa Minggu / bulan pada tahun 2021,  dan pada awal bulan Januari 2022, dan baru hadir di Sekolah SMK Negeri 1 Bawolato pada hari Jumat 11 Pebruari 2022 bersama Kepala Seksi SMA/SMK dinas pendidikan Gunungsitoli provinsi Sumatera Utara, akibat ketidak aktif Kasek kesekolah, dan resikonya sama anak kami dimana anak sekolah sering tidak belajar karena kepala sekolah sering bolos.

Terkait dengan pelaksanaan Dana Bos, Ketua Komite SMKN 1 Bawolato Markus Roni Ndruru, sampai saat ini Perubahan RKAS Dana Bos Tahun 2021 oleh Kepala Sekolah Adriadi, S.Pd., M.Pd, sama sekali belum mengadakan rapat sebagaimana Juknis yang ada sehingga beberapa item kegiatan yang tertuang dalam perubahan RKAS tersebut sama sekali kami tidak ketahui, dengan keadaan demikian diduga ada penyelewengan dalam pelaksanaannya, ujar ketua komite.

Dari Pantauan Awak media,
Ketua OSIS, menyampaikan Sikap yang di bacakan dipekarangan Sekolah SMK Negeri 1 Bawolato, menyampaikan bahwa kami siswa/i tidak menerima kepemimpinan kepala sekolah di SMK Negeri 1 Bawolato, Adriadi S.Pd, M.Pd, karena Sering tidak aktif di sekolah dan kami harapkan untuk diganti, dan beberapa poin yang di sampaikan setelah selesai di bacakan seterusnya diserahkan kepada Kepala Seksi SMK Cabang Dinas Pendidikan Gunungsitoli Provinsi Sumatera Utara.pungkasnya,

( E TBA)