Diduga Asal-Asalan Pembangunan Drainase Di Kampung Selang Di Soal DPN LSM KAMPAK-RI

Share artikel ini

Diduga Asal-Asalan Pembangunan Drainase Di Kampung Selang Di Soal DPN LSM KAMPAK-RI

DETIKNEWS86.COM.BEKASI-Saluran air di Kampung Selang Desa Bantarsari Kecamatan Pebayuran Kabupaten Bekasi dengan pelaksana kerja CV Putri Maharani di sinyalir pekerjaan amburadul dan asal -asalan sehingga tak sesuai spesifikasi dan rencana anggaran biaya saluran air Kampung Selang Desa Bantarjaya dengan anggaran RP.197.538.419. di kerjakan terkesan terburu -buru dan asal -asalan hasil pantauan yang di lakukan Awak Media Senin (29 -11-2021 )

dan lembaga Swadaya Masyarakat Komite Anti Mafia Peradilan dan Anti Korupsi Republik Indonesia  (Lsm kampak RI)  di lokasi kegiatan menyimpulkan banyak kesalahan dalam pengerjaan proyek saluran air Drainase tersebut modus seperti ini di lakukan oleh kontraktor nakal untuk mengurangi biaya produksi sehingga hasil pekerjaan tidak sesuai rencana dan akan rusak dalam waktu dekat saluran air ini jauh dari harapan masyarakat sekitar untuk kuat bertahan lama pasalnya kegiatan yang di kerjakan oleh CV Putri Maharani tanpa ada pengawasan dari pihak konsultan dan pengawas dan dalam pelaksanaan kegiatan yang ada hanya para kuli di lokasi kegiatan saluran air seakan -akan kegiatan tersebut di kejar waktu tanpa memperhatikan mutu dan kwalitas hasil pekerjaan

“Salah seorang warga Kampung Selang (Rahmat) saat di mintai keterangan oleh Awak Media mengatakan saya berserta karang Taruna merasa kecewa dengan kegiatan saluran air ini masalahnya pembuatan saluran air sudah jauh melenceng dari spesifikasi dan RAB kegiatan pembuatan saluran ini menurut saya hanya menghambur-hamburkan uang Rakyat, dan kontraktor ingin meraup untung besar dan kami berharap kepada Dinas yang berwenang yaitu Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Kontruksi Kabupaten Bekasi untuk memotong pembayaran bila perlu bongkar ulang kegiatan pembuatan saluran air di Kampung Selang Desa Bantarjaya Kecamatan Pebayuran Kabupaten Bekasi ” ucap rahmat

“Yusup supriatna Ketua Divisi Bidang Investigasi lembaga Swadaya Masyarakat Komite Anti Mafia peradilan dan anti korupsi republik indonesia saat di mintai keterangan terkait proyek saluran air di kampung selang desa bantarjaya mengatakan saya sangat kecewa dan menyayangkan kepada pihak CV Putri Maharani selaku pemenang tender kegiatan tidak bekerja dengan maksimal terlihat di lokasi saat pemasangan batu kali tidak di gali terlebih dahulu untuk kedudukan pondasi di tambah saat pelaksanaan pekerjaan saluran air tidak di keringkan terlebih dahulu sehingga dibiarkan dalam keadaan banjir dan langsung di pasang batu dan adukan pasir dan semen jelas ini menurut saya saluran air tidak akan kuat dan bertahan lama dan pengawas serta konsultan tidak pernah ada di lokasi kegiatan ini sangat di sayangkan pekerjaan dengan anggaran ratusan juta rupiah cuma seperti ini tanpa ada pengawasan dari dinas sumber daya air kabupaten bekasi untuk itu hasil investigasi di lapangan ketua divisi bidang investigasi Lsm kampak RI akan mengadukan hal ini kepada dinas sumber daya air bina marga dan bina kontruksi kabupaten Bekasi ungkap “yusup supriatna

(JP-TEAM)