Kapolres Samosir Bentuk Tim Gabungan Operasi Skala Besar Lakukan Razia Menekan Laju Penyebaran Covid-19

Kapolres Samosir Bentuk Tim Gabungan Operasi Skala Besar Lakukan Razia Menekan Laju Penyebaran Covid-19

Share artikel ini

Samosir,||detiknews86.Com – Sabtu 12 Pebruari 2022 Dibawah kepemimpinan penyandang pangkat melati dua, AKBP Josua Tampubolon, SH, MH, Polres Samosir dengan tanggap/responsif membentuk tim gabungan operasi yustisi skala besar melakukan razia sabtu (12/02/2022) dalam rangka mencegah laju penularan pandemic covid-19 dan sejenisnya yang belum berakhir dan naik signifikan

saat ini. Awak media detikNews86.com
mengkonfirmasi langsung by phone, dengan Kapolres Samosir terkait pelaksanaan operasi yustisi skala besar tadi malam, ” mengungkapkan, ya benar saya setelah berkoordinasi dengan Bapak Bupati, dan Pak Danramil, mengusulkan pelaksanaan operasi yustisi skala besar untuk malam minggu, dikarenakan melihat dari perkembangan saat ini, pandemi belum berakhir, dan naik signifikan,

maka dari itu saya perintahkan anggota piket untuk melakukan kegiatan tersebut bersama TNI dan Sat Pol.PP. Dalam pelaksanaan saya menyampaikan agar anggota tetap humanis”,  tuturnya membenarkan.
Tim gabungan skala besar yang dibentuk dan berasal dari instansi ,TNI, POLRI dan dibantu Satpol.PP melakukan razia operasi yustisi diberbagai titik target dimana tempat berkumpulnya masyarakat.

Titik target yang dijadikan sasaran, tim patroli skala besar tersebut dimulai dari Panatapan Simullop, Bona Panatapan, Fayola Panatapan, Ruma Holy Jalan Aek Rangat Kelurahan Siogung-ogung,Terminal Kota, Warung Mak Cinta, Warung Artomoro Pasar Panguruan Kecamatan Pangururan
Kanit Pidum Polres Samosir IPDA Abdur Rahman Sitompul, SH, perwira yang baru berdinas di Polres Samosir, yang memimpin operasi yustisi skala besar tersebut, menuturkan bahwa giat dalam mencegah dan menekan laju penyebaran covid 19, dimulai sabtu (12/2/2022) pukul 21:00 wib sampai dengan menjelang dini hari (jam rawan), dimana pada waktu itulah puncak berkumpulnya masyarakat, remaja untuk memadati lokasi tersebut, pungkasnya.

Kegiatan operasi yustisi dilaksanakan, dengan memperhatikan protokol kesehatan pemerintah Republik Indonesia, yang berjalan aman dan baik sampai dengan selesai.

(TSN/RED)