LSM Lera & Masyarkat Riwo Melakukan Unjuk Rasa Di Kantor Bupati Dompu.

LSM Lera & Masyarkat Riwo Melakukan Unjuk Rasa Di Kantor Bupati Dompu.

Share artikel ini

DetikNews86.com,– Dompu.NTB.– Kelompok masyarakat Desa Riwo yang di dampingi Lembaga Swadaya  Masyarakat (LSM ) Lembaga Rakyat  (LERA ) melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Dompu jalan beringin nomor 1 Kelurahan Doro Tangga Kecamatan Dompu Kabupaten Dompu.

Aksi unjuk rasa yang di lakukan sebagian masyarakat Desa Riwo tersebut di picuh adanya dugaan Korupsi,Kolusi dan Nepotisme yang di lakukan oleh Kepala Desa Riwo Kecamatan Woja berinisial AR sehingga merugikan Negara dan kepentingan Masyarakat Desa setempat, Rabu ( 5/1/2022 ) sekitar pukul 10.00 Wita bertempat di depan Kantor Bupati Dompu, dengan kekuatan massa sekitar 200 orang.

Kegiatan unjuk rasa tersebut di kawal dengan ketat oleh ratusan aparat Keamanan baik dari Personil Polres Dompu,Anggota Kodim 1614 Dompu dan anggota Pol PP Pemda Dompu.

Dari pantauan langsung awak media saat itu sejumlah orator aksi bergantian menyampaikan pendapat dan tuntutan yang berapi-api sehingga mengundang perhatian warga masyarakat pengguna jalan dan kemacetan arus lalu lintas di sekitar lokasi tersebut tak terelakan.

Massa aksi berteriak dengan lantang karena ingin menemui langsung dengan Bupati Dompu guna menyampaikan beberapa tuntutanya, namun sayang pintu masuk di bagian selatan Kantor Bupati Dompu sudah di tutup rapat dan di hadang oleh ratusan personil keamanan.

“Ibarat kata tiada rotan akarpun jadi, semangat membara dari masa aksi  tetap gencar menyampaikan beberapa butir tuntutan yang awak media kutip dari selebaran yang di bagikan oleh Koordinator  lapangan dengan beberapa point tuntutan antara lain. Kepala Desa Riwo di nilai sangat otoriter karena dalam pengambilan keputusan tidak melibatkan anggota BPD dan unsur masyarakat sehingga semua keputusannya melanggar peraturan perundang- undangan sehingga merugikan kepentingan masyarakat,khususnya dalam pengelolaan Dana Desa Dan Anggaran Dana  Desa ( ADD ), meminta Bupati Dompu A.Kader Jaelani segera memerintahkan Kepala Inspektorat Kabupaten Dompu segera melakukan audit khusus kepada Kepala Desa Riwo dalam kasus dugaan mar Up Anggaran Dana Desa tahun 2018 sampai dengan tahun 2021.tegasnya.

Kemudian tuntutan selanjutnya Kepada Bupati Dompu segera mengambil tindakan tegas dalam hal ini memberhentikan Kepala Desa Riwo sebagai jabatan Kepala Desa Riwo yang jelas dan terang dengan sengaja telah merugikan kepentingan masyarakat Desa Riwo.

“Ia membuat keputusan hanya menguntungkan diri sendiri, keluarga dan kelompok tertentu dan dia menyalahgunakan wewenang, tugas,hak dan atau kewajibannya, serta melakukan tindakan diskriminasi terhadap warga dan golongan tertentu dengan melakukan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme, maupun menerima uang, barang dan jasa dari pihak lain yang dapat mempengaruhi keputusan atau tindakan yang akan di lakukan”, Jelasnya.

Kemudian khusus kepada  bapak Kapolres Dompu untuk mempertimbangkan kasus yang di laporkan oleh Kepala Desa Riwo tentang pengerusakan rumah yang mana laporan Kades tersebut menyudutkan beberapa orang warganya sendiri, sehingga di khawatirkan akan menimbulkan konflik baru yang lebih besar antar masyarakat nantinya.

Dengan mendengar beberapa tuntutan masyarakat Desa Riwo tersebut, Wakil Bupati Dompu Syahrul Parsan ST.MT  langsung merespon di tempat itu mengatakan, saya menyampaikan terima kasih kepada masyarakat desa Riwo yang sudah menyampaikan beberapa hal terkait adanya dugaan penyalahgunaan anggaran dana Desa yang di lakukan oleh kepala desanya dan dalam waktu yang secepatnya kami akan memanggil Kepala Desa Riwo untuk menyelesaikan semua persolan yang laporkan hari ini, janji Wakil Bupati.

Selanjutnya wakil Bupati menyampaikan permohonan maaf kepada para massa aksi karena tidak bisa bertemu dengan Bupati Dompu karena saat ini beliau sedang memimpin rapat kerja dengan seluruh Kepala OPD Kabupaten Dompu.

“Semua tuntutan yang di sampaikan oleh perwakilan masyarakat tadi akan saya sampaikan Kepada Bupati Dompu AKJ dan tidak mengurangi hormat saya kepada massa aksi untuk sementara saya akan melanjutkan rapat dengan Bapak Bupati Dompu”, ucap wakil Bupati Dompu.

Usai di terima Wakil Bupati Dompu kemudian massa aksi meninggalkan Kantor Pemda Dompu dengan tertib kemudian melanjutkan rangkaian aksinya di Depan Kantor Mapolres Dompu dan tak berapa lama massa aksi membubarkan diri dengan baik dan teratur. Pungkasnya.

jurnalis.Rdw/ddo.