Maraknya Peredaran Obat Obatan Psikotropika atau Pil Koplo di Kalibaruwetan,Semangkin Merajalelah

Share artikel ini

banyuwangi detiknews86 com,Semakin maraknya penjualan obat-obat Psikotropika terlarang atau Pil Koplo diwilayah hukum kepolisian kalibaruwetan kecamatan kalibaru kabupaten banyuwangi, khususnya di dusun krajan kalibaruwetan yang di miliki inisial NN atau yang akrab di panggil mami semakin meresahkan masyarakat dan makin mengancam rusaknya generasi muda.
Akhir-akhir ini makin banyak ditemui generasi muda atau anak sekolah mulai dari siswa SMP hingga SMA ataupun Mahasiswa yang berkeliaran dengan sempoyongan, serta berprilaku dan berkata meracau akibat mengkonsumsi obat-obatan haram Psikotropika atau pil koplo tersebut.kamis 29/5/2024

Menurut keterangan warga kalibaru wetan ikut prihatin dan menyoroti permasalahan ini. Menurutnya, jika hal ini terus dibiarkan dan kurangnya ketegasan dari aparat penegak hukum, maka akan semakin meluas, akan makin banyak anak muda yang akan jadi korban, serta akan terus merusak generasi bangsa, selain itu akan mengganggu ketentraman masyarakat yang ada di Jawa timur dan Kota banyuwangi

“Di jawa timur, terutama di kota banyuwangi dusun krajan kalibaruwetan saat ini sedang dihantui oleh maraknya pengedaran obat-obatan terlarang,diduga diantaranya jenis Tramadol, Eximer, dan Trihexyphenidyl. Hampir disetiap tempat di Jawa timur dan Kota banyuwangi banyak ditemui penjual barang terlarang khususnya desa kalibaruwetan kecamatan kalibaru itu”, ujar Agus Jaya.

Warga lingkungan dusun krajan Kalibaruwetan menambahkan, banyak dari para penjual barang haram sejenis Psikotropika atau pil koplo di rumah sendiri yang akrap di panggil mami di dusun krajan kalibaruwetan dengan santainya menjual barang terlarang seolah olah aman dan kebal hukum , jug berbagai cara lainnya dengaan duduk manis di kawal rekan rekan yg di duga bos dari mereka, namun ada juga penjual yang menjualnya dari tangan ke tangan, bahkan barang tersebut bisa didapat dibeberapa aplikasi belanja online.omsed dari penjualan obat psikotropika atau koplo memang menjajikan dapat hasil besar,setiap harinya,

“Banyak konsumen barang ini berasal dari berbagai kalangan, mirisnya lagi kebanyakan dari konsumen barang haram ini adalah para mahasiswa hingga remaja yang masih berstatus pelajar, ada juga oknum penjaga parkiran yang dengan sengaja mengkonsumsi obat Psikotropika atau koplo itu dengan alasan agar lebih berani dan percaya diri”, imbuhnya.

Salah satu warga dusun krajan kalibaruwetan memaparkan, para konsumen kebanyakan dari kalangan remaja yang seharusnya menjadi tombak utama bagi masa depan bangsa dan negara ini. Dan sangat memprihatinkan, hampir disetiap tahunnya para konsumen pil koplo ini semakin bertambah, faktor utamanya bisa jadi karena barang yang mudah didapat.

“Maraknya peredaran obat-obatan terlarang ini jelas sangat meresahkan, karena dapat merusak moral, makin merusak etika dan adab para generasi muda. Kami dari kaperwil media detiknews86 com , yang berfungsi sebagai Kontrol Sosial, akan terus berusaha membantu masyarakat serta Aparat Penegak Hukum agar peredaran obat-obatan terlarang ini musnah, bahkan sampai ke akar-akarnya”, tegasnya

Maka, kata dia, ketegasan Pemerintah dan Aparat Penegak Hukum (APH) sangat dibutuhkan guna menekan peredaran obat-obatan terlarang di Jawa timur dan khususnya Kota banyuwangi ini.

“Selain meringkus para penjual obat-obatan terlarang, juga dibutuhkannya sosialisasi dari pihak terkait, seperti ke sekolah-sekolah, kampus-kampus, agar murid-murid dan mahasiswa tidak terjerumus memakai obat-obatan terlarang, demi membentuk generasi emas di tahun 2045 mendatang seperti yang di harapkan oleh pemerintah Republik Indonesia”, harapnya.

“Sosialisasi juga harus dilakukan kepada masyarakat khususnya masyarakat yang memiliki anak usia remaja. Selain itu, kami berharap APH harus lebih jeli dan tegas dalam melakukan tindakan ataupun menjalankan tugas pokok dan fungsinya. Jangan ada kesan atau asumsi dari masyarakat bahwa APH pura-pura tidak tahu dan terkesan tidak mau tegas. Peran dan ketegasan APH wajib adanya, demi menyelamatkan generasi bangsa, serta demi menciptakan keamanan di Jawa timur dan Kota banyuwangi ini”khusysnya Dusun Krajan kalibaruwetan kecamatan kalibaru(ip, hariyadi)