MUBA KAWASAN SITUS PRA SRIWIJAYA KARANG AGUNG TENGAH

Share artikel ini

Musi Banyuasin,||Detiknews86.comKarang Agung tengah Kecamatan Lalan Kabupaten Musi Banyuasin. Terdapat Kawasan situs Kerajaan Pra Sriwijaya (situs sebelum kerajaan sriwijaya) JL. Desa Mulya Agung RT.14 Dusun 5 Desa Mulya Agung P1 (Dekat Jembatan Perbatasan P1 dengan P10) Kec. Lalan Kab. Musi Banyuasin. (Minggu,30/01/2022)

Awalnya masyarakat menemukan bekas sisa pecahan gerabah, manik – manik kuno di areal persawahan tempat mereka berladang pertanian.

Tri Setyo S.Pd.MM. Sekretaris Camat Lalan saat ditemui di kantor camat membenarkan adanya Kawasan Situs Pra Sriwijaya Karang Agung Tengah Kecamatan Lalan Kabupaten Musi Banyuasin” menurut keterangan nya kawasan situs itu sudah lama ditemukan dan terdapat bendah – bendah kuno dan di dilestarikan oleh masyarakat.

Legimin (58) tahun Penjaga Sekaligus Pengelolah Kawasan Situs Pra Sriwijaya Karang Agung Tengah Menjelaskan “Dulu pada tahun 1976 sebelum berdirinya lalan tanah disini awal nya tanah marga dan mempunyai suku – suku yang hidup di pinggiran sungai sugihan, sungai tengging, sungai kubu, dan sungai batang hari lalan dan Tempat ini dinamakan Karang Agung nah sekarang menjadi desa karang agung bisa disebut juga desa tertua”.jelasnya

“Penemuan Situs Pra Sriwijaya Karang Agung Tengah ini di temukan sejak awal 1996 , 1997 dan 1998 di Areal persawahan dan rawa gambut oleh masyarakat setempat ketika musim tanam tiba masyarakat menemukan seperti guci, emas, manik manik mereka merasa aneh kok di tengah hutan lebat dan rawah ini ada barang barang ini”.

“Sehingga pada saat itu masyarakat berbondong – bondong mencari barang barang bernilai tersebut sehingga dengan ketidaktahuan nilai sejarah dan budaya oleh masyarakat barang barang tersebut sebagian di jual kepada kolektor dan di koleksi secara pribadi oleh orang orang dan ada juga di tukarkan dengan mie dan bahan bahan dapur pada saat itu dan bayak hilang benda benda tersebut”.

“Melihat kejadian tersebut saya mulai terpanggil untuk melestarikan benda – benda bersejarah dan berbudaya itu sehingga saya melaporkannya temuan barang-barang tersebut ke Balai Arkeolog Palembang pada saat itu belum di tanggapi dan tidak semuda itu dan akhir nya di tanggapi pada tahun 2004 oleh Balai Penelitian Arkeolog Palembang”. Ungkap legimin penjaga sekaligus pengelolah situs

Adapun benda benda dan Artepak yang terdapat seperti :

1.Bekas – bekas tembikar
2.Gerabah
3.Manik – manik
4.Perahu kuno
5.Pecahan gerabah
6.Tiang rumah kayu kuno
7.Guci kuno
8.Tempayan
9.Tempurung kelapa
10.Ijuk (untuk ikat pembuatan kapal)
11.Mas senilai 24k menyerupai (cincin dan gelang berbentuk kuno)
12. Bekas kemudi perahu perawah
13. Tulang – tulang manusia
14.Tulang – tulang hewan
15. Batu merah bermotif kuno
16. Batu batuan.

Lanjut legimin “Pada tahun 2004 saya mendirikan museum kecil – kecilan menggunakan dana pribadi dan Swakelolah masyarakat sekaligus untuk tempat mengamankan benda benda temuan tersebut, pada tahun yang sama museum kecil kecilan ini diberinama Situs Pra Sriwijaya Karang Agung Tengah”. Ungkap legimin penjaga sekaligus pengelolah situs

“dan pada tahun yang sama 2004 itu datang dari tim penggalian oleh Arkeolog dari Eropa Negara Swis dan Arkeolog Nasional Jakarta dan Balai Arkeolog Palembang Sumatera selatan sehingga hasil – hasil temuan tersebut di teliti dan di museumkan di Balai Arkeolog Palembang dan Jakarta”.tutupnya

Pada Selasa 7/12/2021 Tim dari dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Musi Banyuasin kembali Mensurvey lokasi situs tersebut dan menemukan sisa sisa pecahan gerabah, dua Tiang Kayu rumah kuno, Batu – batuan, Dan guci kuno berukuran sedang yang disimpan di museum kecil – kecilan pak legimin. (Jurnalis tata)