Peringatan Isro Mi,roj Yayasan Baitul Muttaqin ishaqiyyah Desa Dukuh karya Kecamatan Rengasdengklok dengan tema “Sederhana penuh Hikmah dan Barokah”

Peringatan Isro Mi,roj Yayasan Baitul Muttaqin ishaqiyyah Desa Dukuh karya Kecamatan Rengasdengklok dengan tema “Sederhana penuh Hikmah dan Barokah”

Share artikel ini

Peringatan Isro Mi,roj Yayasan Baitul Muttaqin ishaqiyyah Desa Dukuh karya Kecamatan Rengasdengklok dengan tema “Sederhana penuh Hikmah dan Barokah”

 

Karawang – JAWA BARAT Detiknews86.com- || Peringatan Isro Mi, roj pada malam jum, at (03/03/2022) di yayasan Baitul Muttaqin Ishaqiyyah Desa Dukuh Karya Kecamatan Rengasdengklok dengan Tema” Gema Istighfar Dengan Kesederhanaan penuh hikmah dan Barokah”,acara berlangsung penuh khidmat, diliputi keberkahan dari Alloh SWT.

Dengan penceramah, Ust. Tubagus Hasanudin Wiro Sableng dari pantai Utara Sungai Buntu, beliau mengajak kepada seluruh umat islam Jangan tinggal kan sholat 5 waktu dan memperbanyak Istighfar “ini zaman sudah Akhir, marilah kita semua kumandang kan istighfar, mohon ampun kepada Alloh swt atas segala dosa yang di sengaja maupun yang tidak di sengaja, karena ini zaman era informasi dan teknologi dengan arus globalisasi tentu nya ada plus minus nya, negatif dan positif, madhorot dan maslahat, terkadang kita sulit untuk menghindar dari unsur negatif nya, oleh karena itu perbanyak lah istighfar, semoga Alloh swt mengampuni kita semua umat islam, Amiin “,Ucap Kyai Wiro Sableng

Lanjut Kyai Wiro Sableng dalam ceramah nya, kejadian -kejadian masa dulu harus kita ambil pelajaran nya, seperti pada zaman Nabi Nuh As, penduduk nya banyak yang tidak beriman dan bertaqwa kepada Alloh swt, sehingga Alloh swt Azab mereka dengan Banjir yang sangat dahsyat pada penafsiran Al-Hafiz Ibnu Katsir, dijelaskan bahwa gelombang air yang menerjang kaum Nabi Nuh diperkirakan memiliki ketinggian mencapai 5000 meter. Hal itulah yang menyebabkan tenggelamnya seluruh daratan,Ungkap Nya.

Ucap Kyai Wiro Sableng, Banjir besar itu terjadi pada hari Jumat dan berlangsung selama enam bulan, Azab yang ditimpakan kepada umat Nabi Nuh itu karena mereka membangkang seruan Nabi nya untuk beriman Dan Bertaqwa kepada Allah swt ,Kisah tersebut diabadikan dalam Alquran Dalam surah ke 71 (Nuh )ayat 25-27 Allah SWT berfirman, “Disebabkan kesalahan-kesalahan mereka, mereka ditenggelamkan, lalu dimasukkan ke neraka, maka mereka tidak mendapat penolong selain Allah” (25).

Dan Nuh berkata, “Ya Tuhan-ku, janganlah Engkau biarkan seorang pun di antara orang-orang kafir itu tinggal di atas bumi.” (26).

“Sesungguhnya, jika Engkau biarkan mereka tinggal, niscaya mereka akan menyesatkan hamba-hamba-Mu dan mereka hanya akan melahirkan anak-anak yang jahat dan tidak tahu bersyukur.” (27).

Lanjut kyai Tubagus Hasanudin, Semua yang hadhir di sini di majlis Isro Mi, roj kanjeng Nabi Muhammad saw, saya Doa kan, “yang sakiit semoga di angkat penyakit nya, yang punya hutang semoga cepat lunas, yang sempit Rizki semoga di luas kan Rizki Nya, semua Nya semoga senantiasa dalam perlindungan Alloh swt, Amiin”Pungkas Kyai Wiro Sableng.

 

(Fahmi)