Polisi Diminta Tangkap Pelaku Pengrusakan Mobil Terios Berwarna Hitam

Polisi Diminta Tangkap Pelaku Pengrusakan Mobil Terios Berwarna Hitam

Share artikel ini

DETIKNEWS86.COM | SINGKIL

Warga Desa Srikayu Kecamatan Singkohor Kabupaten Aceh Singkil, Murlis meminta kepada pihak Polres Aceh Singkil untuk segera mengusut dan menangkap pelaku pengrusakan mobil Terios berwarna hitam milik nya, Jum’at (9/2/2024)

Perusakan itu terjadi di Desa Cingkam Kecamatan Gunung Meriah Aceh Singkil, berapa minggu yang lalu.

“Kami meminta kepada pihak Polres Singkil untuk segera mengusut dan menangkap pelaku pengrusakan mobil Terios berwarna hitam milik kami sesuai dengan undang-undang yang berlaku,” kata Murlis

Peristiwa naas itu terjadi Bermula sebuah kendaraan minibus merk Terios warna hitam melaju dari arah Desa Sianjo-anjo Kecamatan Gunung Meriah menuju Desa Sri kayu Kecamatan singkohor.

Sesampai nya di depan SPBU Rimo kecamatan Gunung tiba-tiba ada seorang pengendara sepeda motor melaju dari SPBU langsung menyeberang jalan sehingga terjadi Laka Lantas antara mobil Terios dengan pengguna sepeda motor.

Kemudian si pengguna sepeda motor merk Honda Beat itu langsung terjatuh dan bisa berdiri kembali ia hanya mengalami luka Ringan, pengemudi mobil (Murlis) hendak niat turun, untuk menemui si korban.

Tak lama kemudian dalam hitungan Menit warga mulai berteriak-teriak sehingga membuatnya Panik dan langsung tancap gas menyeret sepeda motor itu di dalam kolong mobil sehingga warga mengejar sampai ke kampung Cingkam, dan peristiwa itu viral di media sosial Facebook.

Dianggap tabrak lari warga pun melampiaskan amarahnya kepada mobil dan mereka langsung menghancurkan Mobil tersebut sehingga menjadi rusak berat beruntung si pengemudi (Murlis) bisa menyelamatkan diri dari amukan warga, saat ini mobil tersebut sudah diamankan di satlantas Kapolres Aceh Singkil.

Saat ini Murlis dan keluarga korban bersepakat untuk mengadakan perdamaian secara kekeluargaan dan perdamaian tersebut telah dilaksanakan oleh kedua belah pihak seperti tertuang di dalam surat perdamaian yang ditandatangani di atas materai juga diketahui oleh Kepala Desa setempat

[JMR]